Berita BTSBlogJIMINRMSUGA

RM dan Suga Memilih Anggota BTS yang Paling Mereka Percayai dan Andalkan di Masa-masa Sulit

Setelah comeback mereka yang eksplosif dengan album studio kelima ARIRANG, BTS terus memikat para penggemar secara konsisten menghadirkan beragam konten promosi yang menarik. Selain penampilan kelas atas dan jadwal media yang padat, grup ini juga berhasil menyentuh hati melalui kisah-kisah jujur di balik layar, yang mengungkap banyak sisi dari diri mereka yang sebelumnya belum pernah terlihat.

Di antara semuanya, acara bincang-bincang EPIKASE yang menampilkan Epik High bersama RM dan Suga dengan cepat menjadi salah satu konten yang paling digemari hari itu. Tidak hanya menyajikan suasana yang ringan dan penuh humor, acara tersebut juga memuat berbagai pengungkapan menarik serta diskusi mendalam tentang musik, kehidupan, dan persahabatan.

Sebagai contoh, ketika ditanya mengenai pengalaman mereka di kamp penulisan lagu di Los Angeles, RM mengingat sebuah konflik lucu antar anggota: “Kami bertengkar. Kami sedang minum di malam hari, dan aku berkata, ‘Ayo kita rapikan tempat ini.’ Lalu Jimin berkata, ‘Hyung, seharusnya kamu tidak berbicara kepada Taehyung seperti itu,’ dan dari situlah semuanya dimulai.” Selain itu, BTS dan Epik High juga mengungkap bahwa kedua grup tersebut membagi keuntungan secara merata, dengan para anggota BTS yang secara terbuka mengakui besarnya pendapatan mereka.

Di samping kisah-kisah tersebut, muncul pula topik lain yang tidak kalah menarik—yakni mengenai hubungan antar anggota, khususnya siapa yang paling mereka percaya dan andalkan saat menghadapi masa-masa sulit. RM memulai pembahasan dengan menyebut bahwa Suga cenderung menganggap Jimin sebagai “boneka beruang penopang emosional.” Ia bercanda, “Setiap kali selesai latihan tari, dia akan bertanya kepada Jimin, ‘Mau pergi ke sauna bersama?'”

Melanjutkan percakapan, Suga berbagi bahwa selama berada di Los Angeles, ia mengalami pengalaman yang sangat menyenangkan, yang sebagian besar dikarenakan berkat kehadiran Jimin. Ketika Tablo bertanya apakah Jimin adalah orang yang paling dekat dengannya, Suga menjawab dengan jujur: “Saat Jimin sedang menghadapi masa-masa yang sangat sulit, aku sempat membantunya keluar dari situasi itu karena dia semakin terpuruk.” Ia juga mengakui bahwa dirinya terkadang mengalami kesulitan serupa, dan bahwa mereka berdua selalu saling mendukung satu sama lain.

Saat Tablo menyimpulkan, “Jadi dia adalah teman yang kamu andalkan secara mental?” Suga pun mengangguk menyetujuinya, dan mengatakan, “Iya. Kami selalu bersama.”

Tidak hanya Suga—RM juga mengejutkan anggota Epik High dengan mengungkapkan bahwa orang yang paling ia andalkan adalah Jimin. Tablo pun berseru, “Wah! Jimin itu seperti pusatnya.” RM menyetujui dan menambahkan dengan nada bercanda, “Kamu tahu, di acara kencan selalu ada satu orang yang mendapatkan semua pilihan? Dan Jimin kurang lebih seperti itu.”

Pengakuan ini sekali lagi menyoroti peran istimewa seorang Jimin dalam BTS—bukan hanya sebagai artis berbakat, tetapi juga sebagai penopang emosional bagi grup.

Faktanya, ini bukan pertama kalinya para anggota BTS menggambarkan Jimin sebagai anggota yang paling dewasa dan penuh perhatian, bahkan setelah lebih dari satu dekade sejak sebut mereka. RM pernah mengatakan, “Aku sangat menghormati Jimin. Dalam beberapa hal, dia adalah yang paling dewasa di grup kami.” Sementara itu, Suga mengatakan tentang “boneka beruang penopang emosional”-nya: ” Aku bukan orang yang banyak bicara atau pun lucu, tetapi aku merasa cocok dengan Jimin karena dia sangat ceria dan dewasa.”

J-Hope juga pernah bercerita, “Jimin adalah dongsaeng-ku, tapi terkadang aku merasa dia adalah hyung-ku. Dia suka bercanda, tapi cara berpikirnya sangatlah dewasa.” Ia juga memuji Jimin atas “hati yang besar dan kedewasaan emosionalnya,” serta menyebut bahwa Jimin membantunya meredakan stres di masa-masa sulit

Demikian pula, Jin juga sering memuji Jimin sebagai sumber energi positif yang merawat para anggota selama tur yang melelahkan. Meskipun termasuk salah satu anggota termuda, Jimin secara konsisten menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. V menganggapnya sebagai “sahabat terbaik,” sementara Jungkook mengakui bahwa sebagian besar keseimbangan emosional grup berasal dari kepribadian Jimin yang hangat dan penuh perhatian.

Pada akhirnya, kedewasaan tidak semata-mata ditentukan oleh usia atau pengalaman—melainkan tercermin melalui empati yang tulus dan naluri untuk melindungi orang-orang du sekitarnya. Jimin adalah perwujudan sempurna dari hal tersebut. Dan melihat bagaimana para anggota saling memuji secara terbuka, para penggemar pun tidak dapat menahan rasa haru atas ikatan tulus yang mereka miliki.

Tata Citra

More active on: ☉ Threads : @jinhit.news ☉ TikTok : @jinhitnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *