Pesan Jin kepada Calon Istrinya di Masa Depan Menjadi Viral, Membuat Para ARMY Tersipu Membayangkannya

Ketujuh anggota BTS memiliki bakat, visual yang menarik, dan kepribadian yang mengagumkan—belum lagi popularitas mereka di seluruh dunia, karier yang sangat sukses, dan kekayaan yang luar biasa. Terlebih lagi, mereka sekarang sudah berusia 30-an, usia yang sering dianggap ideal bagi pria. Semua kualitas tersebut membuat mereka menjadi sosok pasangan idaman di mata jutaan perempuan di seluruh dunia. Wajar saja jika mereka tidak kekurangan tawaran untuk berkencan, tetapi untuk saat ini, urusan pacaran dan pernikahan tampaknya masih cukup jauh dari jangkauan mereka.
Belum lama ini, dalam sebuah siaran langsung yang menapilkan Jin, RM, dan V, leader BTS, RM, mengungkapkan kenyataan yang sedang ia hadapi: “Teman-temanku satu per satu udah mulai punya anak. Cuma aku sendiri yang masih kayak ‘anak kecil.'” Melanjutkan pembicaraan, ia kemudian merenung lebih dalam, “Menakjubkan ya bisa menemukan pasangan secepat itu… Suatu hari nanti kita juga bisa melakukannya dengan baik, kan?” Jin kemudian menjawab dengan realistis, “Hidup itu nggak bisa diprediksi.”

Para penggemar menyadari bahwa superstar K-pop papan atas seperti mereka juga mengalami kekhawatiran yang sama seperti anak muda pada umumnya dalam menjalani kehidupan. Namun, hal yang paling mereka kagumi dari para anggota BTS adalah pola pikir mereka: mereka menerima bahwa setiap orang memiliki waktunya masing-masing, tetapi tetap tidak pernah kehilangan harapan akan masa depan yang bahagia.
Selama bertahun-tahun, bahkan sejak debut, para anggota BTS sering membagikan pemikiran tentang tipe ideal mereka dan membayangkan seperti apa kehidupan pernikahan setelah mereka pensiun dari dunia hiburan. Di antara semuanya, ucapan Jin tentang istri masa depannya mungkin menjadi salah satu yang paling ikonik. Perkataannya kembali membuat para penggemar dan warganet salah tingkah karena begitu manisnya.
Dulu, Jin pernah mengatakan kepada penggemar bahwa ia sesekali memasak di rumah meskipun memiliki jadwal yang padat karena ia mengaggap menjaga kesehatan itu penting. Karena itu, setiap kali memikirkan istrinya di masa depan, ia sering membayangkan mereka berdua memasak bersama.
“Ada satu hal yang selalu aku pikirkan pas lagi bikin makanan. ‘Kalau aku memasak dan makan bareng istriku nanti…’ Aku selalu memasak sambil ngebayangin betapa menyenangkannya hal itu,” ungkapnya.
Jin bahkan mengungkapkan kebahagiaan yang dia rasakan hanya dengan membayangkan dirinya memasak bersama orang yang dicintainya. “Terkadang, aku ngerasa bahagia pas lagi mikirin hal-hal itu. Ada kalanya makanannya sampai gosong, tapi meskipun begitu, aku tetap merasa bahagia pas lagi mikirin hal-hal seperti itu. Sambil menunggu hari-hari seperti itu datang suatu saat nanti…”


Setiap kata yang diucapkan Jin saat itu rasanya bisa meluluhkn hati perempuan mana pun yang mendengarnya. Alih-alih mengumbar janji besar atau memimpikan sesuatu yang sederhana tetapi penuh dengan kebahagiaan. Bayangan seorang pria sukses dan super sibuk yang tetap menghargai keinginan untuk memasak bagi perempuan yang dicintainya terasa seperti bentuk romantisme yang luar biasa. Lewat pemikiran dan tindakannya, Jin benar-benar menunjukkan sosok suami idaman—lembut, perhatian, dan mengutamakan keluarga.
Dalam berbagai wawancara dan kuesioner mengenai tipe idealnya, Jin secara konsisten mengatakan bahwa ia menyukai perempuan yang lembut, mau mengerjakan pekerjaan rumah, senang mengurus rumah, dan suka memasak. Sifat-sifat tersebut juga cukup mirip dengan kepribadiannya sendiri, sehingga menunjukkan bahwa ia mungkin berharap menemukan pasangan yang memili nilai-nilai serupa. Ia tampaknya percaya bahwa kecocokan seperti itu penting untuk membangun hubungan emosional dan pernikahan yang kuat serta langgeng.

Di sisi lain, saat ini tidak banyak pria yang menikmati menghabiskan waktu di dapur, dan lebih sedikit lagi yang benar-benar pandai memask, terutama ketika harus menyiapkan hidangan yang rumit. Jin adalah pengecualian. Ia bukan hanya mampu membuat berbagai macam makanan, tetap juga sering memasak untuk dirinya sendiri dan orang lain, termasuk para anggota BTS lainnya. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menunjukkan kasih sayang, dan bagi Jin, makanan adalah salah satu cara untuk mengungkpkan rasa cintanya.
Dan tentu saja, sulit rasanya bagi seorang perempuan untuk menolak makanan lezat yang dimasak oleh suaminya sendiri—terlebih jika suaminya adalah pria setampn dan sesempurna Jin. Hanya dengan membayangkan duduk di meja makan, melihatnya dengan percaya diri bolak-balik di dapur, lalu menyaksikan meja dipenuhi dengan berbagai hidangan bergizi, sudah cukup membuat banyak ARMY sedikit iri kepada calon istri Jin.