[Terjemahan] HYBE Mencatatkan Kinerja Terbaik Berkat Dampak Kesuksesan BTS… “Mempersiapkan Aktivitas Grup dan Solo Setelah ‘ARIRANG'” (Laporan Komprehensif 2)
Pendapatan kuartal ketiga mencapai KRW 2.5257 triliun dan laba operasional sebesar KRW 188.5 miliar… Pendapatan kumulatif mencapai KRW 3.6 triliun
“BTS akan melanjutkan tur hingga paruh pertama tahun depan… sembari menjalankan berbagai proyek lainnya.”

HYBE, perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Korea (KOSPI), mengumumkan pada tanggl 3 November bahwa berdasarkan laporan konsolidasi, laba operaional perusahaan pada kuartal ketiga tahun ini diperkirakan mencapai 188.5 miliar won (sekitar Rp 2.542.224.100.000). Angka tersebut menunjukkan perubahan dari kerugian operasional sebesar 42,2 miliar won (sekitar Rp 569.180.940.000) pada periode yang sama tahun lalu menjadi laba.
Laba operasional tersebut juga melampaui proyeksi pasar sebesar 166 miliar won (sekitar Rp 2.238.191.280.000) yang dihimpun oleh Yonhap Infomax, dengan selisih sebesar 13,6%.
Pendapatan perusahaan mencapai 1,5257 triliun won (sekitar Rp 20.597.300.911.000), meningkt 109,8% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar 11,3 miliar won (sekitar Rp 152.361.629.000.000), sehingga perusahaan juga kembali membukukan keuntungan
Hingga kuartal ketiga tahun ini, totap pendapatan kumulatif HYBE mencapai 3,674 triliun won (sekitar Rp 49.533.896.720.000). Dengan pencapaian tersebut, HYBE kini semakin dekat untuk menjadi perusahaan hiburan Korea Selatan pertama yang mencatatkan pendapatan tahunan sebesa 4 triliun won (sekitar Rp 53.999.360.000.000).
HYBE menjelaskan, “Baik pendapatan maupun laba operasional yang dicatatkan kali ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah perusahaan untuk satu kuartal. Sebelumnya, rekor tertinggi dicapai pada kuartal kedua tahun ini, ketika tur dunia BTS ‘ARIRANG’ dimulai, dengan pendapatan sebesar 1,45 triliun won (sekitar Rp 19.555.671.500.000) dan laba operasional sebesar 170,9 miliar won (sekitar Rp 2.306.820.163.000). Namun, hanya dalam satu kuartal, rekor tersebut kembali terpecahkan.”
HYBE menilai, “Angka-angka ini membuktikan keberhasilan perusahaan dalam melakukan transformasi secara struktural, dari perusahaan K-pop menjadi platform hiburan kelas atas di tingkat global. Pendapatan langsung dari aktivitas artis, seperti perilisan album dan tur, kini didukung oleh sumber pendapatan bermargin tinggi, seperti merchandise (MD) dan lisensi. Dengan demikian, perusahaan berhasil meningkatkan skala sekaligus kualitas kinerjanya.”
Berdasarkan masing-masing sektor bisnis, pendapatan dari konser menunjukkan kinerja yang sangat baik berkat kesuksesan tur dunia BTS. Pada kuartal ketiga, pendapatan HYBE dari sektor konser mencapai 726,8 miliar won (sekitar Rp 9.813.289.940.000), sekaligus mencatatkan rekor tertinggi untuk pendapatan konser dalam satu kuartal.
HYBE menjelaskan, “Selain tur BTS di Eropa dan Amerika Serikat yang berhasil menarik hingga sekitar 70.000 penonton per konser, ENHYPEN juga menggelar tur di Amerika. Sementara itu, LE SSERAFIM, &TEAM, BOYNEXTDOOR, TWS, ILLIT, KATSEYE, dan CORTIS juga melaksanakan tur sepanjang kuartal ketiga.”
Di sektor album dan musik digital, HYBE mencatatkan pendapatan sebesar 282,8 miliar won (sekitar Rp 3.813.077.240.000) berkat perpaduan penjualan album baru dan album-album sebelumnya.

Di antara pendapatan tidak langsung dari aktivitas artis, sektor MD dan lisensi juga menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan pendapatan mencapai 334,6 miliar won (sekitar Rp 4.518.030.188.000).
HYBE menyampaikan, “Melalui tur kedua BTS di Amerika Utara, kami berhasil mengatasi keterbatasan bisnis MD sebelumnya yang biasanya hanya menghasilkan sebagian besar pendapatan pada awal tur. Kami menciptakan sistem yang memungkinkn penggemar terus berbelanja dan lemakukan pembelian berulang selama periode tur. Alih-alih hanya bergantung pada skala tur, kami turut menghadirkan pengalaman MD yang lebih beragam bagi penggemar melalui inovasi dalam seluruh proses, mulai dari perencanaan, produksi, hingga distribusi, dengan menyesuaikannya pada pasar loka.”
Selama tur BTS di Amerika Utara, hampir satu juta penggemar mendatangi lokasi penjualan MD di 12 kota selama 45 hari. Jumlah merchandise yang terjual mencapai sekitar dua juta unit.
HYBE menambahkan, “Kami berhasil membuktikan melalui angka-angka bahwa strategi ‘Multi-home, Multi-genre’, yang selma beberapa tahun terakhir terus kami kembangkan melalui pembangunan infrastruktur, kini telah membuahkan hasil.”
Mengenai BTS, HYBE menyampaikan, “BTS akan melanjutkan tur hingga paruhpertama tahun depan untuk bertemu dengan penggemar di seluruh dunia. Mereka juga akan mngerjakan musik dan menjalankan berbagai proyek menarik secara bersamaan sebagai bagian dari persiapan untuk aktivitas yang lebih luas ke depannya.”
CEO HYBE, Lee Jae-sang, mengatakan, “Melalui berbagai bentuk diskusi dengan para anggota BTS, kami sedang mempertimbangkan aktivitas mereka setelah tur dunia ‘ARIRANG’. Terkait tur dunia ini, kami juga berencana untuk mengumukan jadwal konser tambahan. Setelah tur berakhir, kami sedang mempersiapkan aktivitas grup maupun solo mereka.”
Ia melanjutkan, “Berbagai aktivitas dari seluruh artis HYBE, termasuk BTS, serta momentum global perusahaan juga sedang dipersiapkan dengan baik tanpa kendala. HYBE tidak akan berpuas diri dengan pencapaian saat ini, tetapi akan terus membuka peluang yang lebih besar dan melangkah menuju masa depan.”
Ia juga menambahkan, “Hal yang ingin saya tekankan dari pencapaian kali ini, lebih dari sekadar angka-angka, adalah bahwa strategi ‘Multi-home, Multi-genre’ yang selama ini terus diinvestasikan oleh HYBE kini telah membuahkan hasil yang luar biasa. Ke depanny, kami akan terus membuktikan kemampuan perusahaan melalui kinerja yang tidak mengecewakan ekspektasi.