Blog

Rap Line BTS Mengungkap Member yang Selalu Menjadi Sandaran Emosional Grup Saat Menghadapi Masa-Masa Sulit

Biasanya, ketika membicarakan sosok yang menjadi pilar kekuatan BTS, orang-orang pasti langsung menyebut RM, sang leader yang telah memimpin grup selama hampir dua dekade, atau Jin, member tertua yang selalu menjaga dan menurus para member lainnya sejak masa trainee. Namun, apa yang dibayangkan para penggemar belum tentu sesuai dengan bagaimana para member sebenarnya berinteraksi satu sama lain. Dalam sebuah obrolan bersama Epik High, RM dan Suga justru mengejutkan semua orang dengan mengungkapkan siapa sosok yang mereka anggap sebagai tempat bersandar secara emosional di dalam grup.

Obrolan tersebut dimulai dengan berbagai candaan ringan, cerita menarik, dan diskusi mendalam tentang musik, kehidupan, serta persahabatan. Salah satunya, ketika ditanya tentang pengalaman mereka mengikuti kamp pembuatan lagu di Los Angeles, RM mengingat sebuah kejadian lucu saat mereka berbeda pendapat di tengah malam. “Kami sempat bertengkar. Waktu itu kami sedang minum-minum, lalu aku bilang, ‘Ayo kita bereskan tempat ini.’ Kemudian Jimin bilang, ‘Hyung, bukankah sebaiknya kamu nggak ngomong seperti itu kepada Taehyung?’—dan aari situlah semuanya dimulai.”

Selain berbagi cerita yang mengundang tawa, BTS dan Epik High juga membicarakan soal pembagian penghasilan secara merata. Para member BTS pun secara terbuka mengakui besarnya pendapatan yang telah mereka hasilkan selama berkarier.

Dari berbagai cerita tersebut, obrolan perlahan beralih ke topik yang lebih pribadi, yaitu dinamika kehidupan mereka, terutam tentang siapa yang paling mereka percaya dan andalkan ketika sedang menghadapi masa-masa sulit. RM kemudian mengungkit bahwa Suga sering menganggap Jimin sebagai “boneka beruang tempat bersandar secara emosional.” Ia juga bercaanda, “Setiap kali selesai latihan menari, dia selalu bertanya kepada Jimin, ‘Mau ke sauna bareng, nggak?'”

Melanjutkan pembicaraan tersebut, Suga bercerita bahwa dirinya memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan selama berada di Los Angeles, dan salah satu alasannya adalah kehadiran Jimin. Ketika Tablo bertanya apakah Jimin merupaka member yang paling dekat dengannya, Suga menjawab dengan jujur. “Waktu Jimin sedang menghadapi masa-masa yang berat, aku semacam menariknya kelur dari keadaan itu karena dia malah semakin tenggelam dalam masalahnya sendiri.” Ia juga mengakui bahwa terkadang dirinya mengalami kesulitan yang serupa. Karena itulah, mereka berdua selalu berusaha untuk saling mendukung dan menemani satu sama lain.

Ketika Tablo menyimpulkan dengan bertanya, “Jadi, dia adalah teman yang menjadi tempatmu bersandar secara mental?” Suga kemudian mengangguk setuju dan menjawab, “Iya, kami akan selalu bersama.”

Ternyata, bukan hanya Suga yang merasakan hal yang tersebut. RM juga membuat para member Epik High terkejut ketika mengungkapkan bahwa Jimin adalah orang yang plaung sering menjadi tempatnya bersandar. Tablo langsung berseru, “Wow! Berarti Jimin ini seperti pusat penghubung, ya.” RM pun setuju dan menambahkan dengan nada bercanda. “Kalian tahu, kan? Kalau di acara kencan selalu ada satu orang yang mendapatkan semua vote? Kurang lebih Jimin tuh seperti itu.”

Menariknya, J-Hope juga menegaskan bahwa kehadiran Jimin membuat dirinya merasa jauh lebih baik selama berada di Amerika Serikat. Ia sukses membuat hati para penggemar tersentuh lewat kata-katanya yang penuh kasih sayang untuk sang adik. “Jiminie tuh lucu banget. Seriusan. Dia tuh benar-benar lucu. Park Jimin adalah tombo tawaku. Saat aku sedang mengalami masa-masa sulit atau merasa sangat lelah, aku tinggal menyenggol Jimin dan dia langsung membuatku tertawa.”

Para penggemar mungkin selama ini menganggap J-Hope sebagai member BTS yang paling positif dan penuh energi. Namun, ternyata dirinya juga memiliki masa-masa ketika membutuhkan dukungan dari Jimin. Hal ini menunjukkan betapa besar kehangataan emosional yang diberikan Jimin kepada orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu, sebutan “tombol tawa” dari J-Hope juga memperlihatkan betapa besar kepercayaan yang ia berikan kepada Jimin serta kebahagiaan yag ia rasakan ketika berada di dekatnya.

Berbagai pengakuan ini sekali lagi menunjukkan betapa istimewanya peran Jimin di dalam BTS. Bukan hanya sebagai seorang arti berbakat, tetapi juga sebagai salah satu sosok yang menjadi sandaran emosional paling penting bagi para member lainnya.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya para member BTS menggambarkan Jimin sebagai salah satu anggota grup yang paling dewasa dan penuh perhatian, bahkan setelah lebih dari satu dekade sejak debut mereka. RM pernah mengungkapkan kekagumannya kepada Jimin dengan mengatakan, “Aku sangat menghormati Jimin. Dalam beberapa hal, dia adalah orang yang paling dewasa di grup kami.” Sementara itu, Suga yang pernah menyebut Jimin sebagai “boneka beruang tempat bersandar secara emosional” juga menjelaskan, “Aku bukan orang yang lucu atau banyak bicara, tetapi aku merasa cocok dengan Jimin karena dia punya selera humor yang bagus dan sangat dewasa.”

Jin juga sudah sering memuji Jimin dan menyebutnya sebagai sumber energi positif yang selalu memperhatikan member lainnya, terutama selama menjalani tur yang melelahkan. Meskipun termasuk salah satu member yang lebih muda, Jimin selalu menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. V menganggapnya sebagai “sahabat terbaiknya,” sementara Jungkook juga pernah mengakui betapa pentingnya kepribadian Jimin yang hangat dan penuh perhatian dalam menjaga keseimbangan emosional grup.

Pada akhirnya, kedewasaan tidak hanya ditentukan oleh usia atau pengalaman hidup. Kedewasaan justru terlihat dari empati yang tulus, kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, serta kepekaan untuk selalu memperhatikan orang-orang di sekitar kita.

Jimin memiliki semua kualitas tersebut. Dan melihat bagaimana para member secara terbuka menghargai serta saling mendukung satu sama lain membuat para penggemar sulit untuk tidak ikut tersentuh oleh ikatan persahabatan tulus yang mereka miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *