BlogNews BTS

ARMY Bernapas Lega Saat BTS Tiba di Brasil pada Waktu yang Tepat untuk Memastikan Keamanan Para Member

BTS sukses menyelesaikan rangkaian konser selama tiga malam di Argentina pada akhir pekanlalu sebelum bertolak ke Brasil untuk menggelar tiga konser di akhir pekan ini, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian tur mereka di Amerika Selatan. Secara keseluruhan, rangkaian tur ini mencakup 14 pertunjukan yang tiketnya terjual habis di lima kota besar. Seperti di kota-kota sebelumnya, pihak berwenang setempat dan para penggemar telah bersiap untuk menyambut kembalinya superstar K-pop tersebut setelah tujuh tahun.

Namun, di tengah-tengah antusiasme tersebut, situasi perpolitikan di Brasil menjelang kedatangan BTS juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan ARMY mengenai keselamatan para member. Basis penggemar besar, termasuk BTS Project Brazil, mengeluarkan peringatan agar penggemar tidak menyebarkan detail penerbangan, informsi hotel, maupun keberadaan para member. Bahkan, beberapa di antaranya menyediakan saluran pelaporan untuk melaporkan akun-akun yang membagikan informasi-informasi tersebut karena khawatir hal itu dapat menimbulkan risiko keamanan bagi BTS di tengah periode pemilu yang berlangsung tegang dan penuh dengan kekacauan.

Sebelumnya, muncul pula laporan bahwa HYBE menolak proposal untuk memberikan kunci kota São Paulo kepada BTS. Inisiatif tersebut digagas oleh Asosiasi Korea-Brasil yang bekerja sama dengan pemerintah kota São Paulo, Sekretaris Hubungan Internasional Angela Gandra, dan sejumlah pihak lainnya. Masalah logistik dan keamanan dilaporkan menjadi alasan di balik keputusan tersebut. Selaain itu, berulang kali muncul laporan mengenai ancaman yang serius terhadap para member selama tur di Amerika Latin, sehingga kekhawatiran semakin meningkat dan situasi terasa makin mengkhawatiran.

Untungnya, perkembangan terbaru memberikan alasan bagi ARMY di Brasil untuk sedikit bernapas lega.

Pada 26 Oktober, media sosial dibanjiri unggahan perayaan dari para penggemar lokal yaang mengungkapkan kegembiraan sekaligus kelegaan, sebagian besar dengan nada bercanda dan mengatakan bahwa BTS tiba di Brasil pada waktu yang sangat tepat. Salah satu penggemaar dengan antusias menulis, “Begitu BTS datan ke Brasil, Lula menang!! BTS, aku cinta banget sama kalian!!!”

Penggemar lainnya juga mengungkapkan kelegaan karena BTS tiba di negara Amerika Selatan tersebut setelah periode pemilu yang menegangkan berakhir. Mereka juga mengatakan bahwa kini Brasil siap menyambut para member dalam suasana yang lebih aman dan tenang. Unggahan-unggahan ini dengan cepat menarik perhatian publik, mengumpulkan puluhan ribu tanda suka dan tingkat interaksi yang tinggi.

Reaksi dari komunitas ARMY Brasil muncul setelah pengumuman hasil putaran kedua pemiihan presiden yang digelar pada 25 Oktober 2026. Luiz Inàcio Lula da Silva dari Partai Pekerja (Workers’ Party/PT) mengalahkan Flàvio Bolsonaro dari Partai Liberal (Liberal Party/PL), dengan perolehan sekitar 51,8% suara, dibandingkan 48,2% yang diraih Bolsonaro. Selisih suara keduanya mencapai lebih dari empat juta suara. Hasil tersebut menandai masa jabatan presiden Lula yang keempat sekaligus menjadikannya kandidat pertama sejak Brasil kembali ke sistem demokrasi yang berhasi membalikkan kekalahan pada putaran pertama dan memenangkan putaran kedua.

Setelah hasil pemilu ditetapkan, kegiatan kampanye dan aksi protes mulai mereda. Hal ini membantu memulihkan stabilitas situasi politik dan keamanan di Brasil, sehingga para penggemar dapat menikmati berbagai perayaan dengan perasaan yang lebih tenang. Kedatangan BTS ketika negara tuan rumah tampaknya mulai memiliki kendali yang lebih baik atas situasi dalam negeri dan keamanannya tentu menjadi kelegaan besar bagi para penggemar.

Menariknya, sejumlah fando K-pop lokal dilaporkan telah menunjukkan dukungan kuat mereka kepada Lula menjelang pemilu. Menurut The Guardian, lebih dari 600 komunitas penggemar, temasuk BTS, Taylor Swift, Billie Eilish, dan Lady Gaga, turut berpartisipasi dalam upaya kampanye daring untuk mendukung pencalonan kembali Lula.

Basis penggemar BTS, BTS Project Brazil, termasuk di antara pihak yang terlibat. Mereka bergabung dalam kampanye dengan slogan-slogan seperti “ARMYS COM LULA” (ARMY bersama Lula) serta menggunakan tagar seperti #ARMYSComLULA, #ARMYSNasUrnas (ARMYS to the Polls), dan #PolitizARMY. Akun tersebut juga membagikan materi promosi bergambar Lula bersama para member BTS. Menurut media-media Brasil, Midia NINJA, unggahan-unggahan terkait telah memperoleh lebih dari 145.000 penayangan ketika laporan tersebut diterbitkan.

Tak hanya di media sosial, ARMY juga berpartisipasi dalam aksi protes di São Paulo dengan membawa merchandise BTS bersama simbol-simbol politik. Salah satu penggemar yang diwawancarai The Guardian menegaskan, “Kita harus turun ke jalan dan menyuarakan pendapat kita.” Aktivitas ini menunjukkan bagaimana sebagian fandom K-pop di Brasil telah melangkah lebih jauh dari sekadar musik dengan ikut terlibat dalam isu-isu sosial dan politik yang mereka anggap penting.

Dalam situasi tersebut, terpilihnya kembali Lula tidak lama sebelum BTS tiba untuk menggelar tiga konser di MorumBIS, São Paulo, pada 28,30, dan 31 Oktober 2026, semakin menambah antusiasme terhadapnya grup tersebut yang telah lama dinantikan.

Sementara itu, pemerintahan Lula sebenarnya telah mengakui pengaruh komunitas penggemar. Dengan menandatangani apa yang disebut sebagai “Dekret Fandom” pada Agustus lalu, yang memperkenalkan aturan lebih ketat terhadap praktik penjualan kembali tiket dengan harga tinggi serta mewajibkan penyediaan air minum gratis di acara-acara berskala besar, dan mengadakan pertemuan dengan perwakilan kelompok penggemar, sang presiden mengambil langkah penting untuk mengakui peran fandom dalam kehidupan masyarakat. Berbagai inisiatif tersebut mungkin juga turut berkontribusi terhadap dukungan antusias yang deterimanya dari ARMY dan fandom lainnya selama kampanye pemilihan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *