Blog

GRAMMY Akhirnya Menyerah pada Tekanan Grup K-pop untuk Pertama Kalinya: BTS Memicu Perombakan Kategor

Pada akhir bulan lalu, keputusan BTS untuk menarik diri dari ajang Grammy mengejutkan media di seluruh dunia. Bersamaan dengan itu, mereka juga menyampaikan pesan yang tegas, yaitu, “Musik seharusnya didengar dan dicintai sebagai musik itu sendiri, bukan dibagi berdasarkan wilayah atau bahasa.” Boikot tersebut langsung memicu kembali kontroversi yang sebelumnya sudah muncul. Grammy pun menjadi sasaran kritik karena dituduh menggunakan kategori “Asian Pop” untuk mengisolasi dan mendiskriminasi artis-artis Asia.

Setiap tahap awal perenanaan kategori baru tersebut, Recording Academy sudah mulai mengaitkan BTS dengan konsep “Asian Pop Music.” Namun, mereka tidak menyangka BTS akan secara terbuka memboikot kategori itu, yang akhirnya membuat seluruh rencana mereka berantakan. Ironisnya, mereka tampaknya tidak punya banyak pilihan selain melakukan tindakan yang dianggap sebagai bentuk balasan, seperti menghapus video-video BTS dari halaman utama GRAMMY atau mengeluarkan pernyataan yang menurut para penggemar terdengar kosong dan tidak meyakinkan.

Setelah lebih dari dua minggu saling berdebat, GRAMMY tampaknya akhirnya menyera di hadapan BTS. Apa pun yang mereka lakukan untuk membela diri atau membalas kritikan, kategori “Asian Pop” sudah terlanjur menjadi kacau dan tampaknya sulit untuk membela diri atau membalas kritikan, kategori “Asian Pop” sudah terlanjur menjadi kacau karena tampaknya sulit untuk diselamatkan.

Menurut media-media ternama seperti Billboard dan The Hollywood Reporter, Recording Academy di Amerika Serikat, yang merupakan pihak penyelenggara Grammy, memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan mengubah kategori Best Asian Pop Music Performance, yang saat ini menjadi pusat kontroversi. Pihak penyelenggara sedang mempertimbangkan untuk memperbarui atau bahkan merancang ulang kategori tersebut sebelum musim penghargaan Grammy 2027 dimulai.

Yang menarik, keputusan ini diambil di tengah jadwal yang sangat padat. Batas akhir pengajuan karya untuk Grammy ke-69 tinggal satu minggu lagi. Setelah itu, akan ada putaran pertama pemungutan suara serta proses penentuan nominasi yang berlangsung pada Oktober dan November.

Billboard melaporkan bahwa CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., mengatakan dalam pernyataan resminya:

“Dari berbagai diskusi yang kami lakukan dengan banyak pihak selama dua minggu terakhir, kami menyadari bahwa, terlepas kami niatan kami untuk membuat penghargaan ini lebih inklusif, ada beberapa artis yang merasa bahwa kategori ini tidak mewakili musik yang mereka ciptakan sesuai dengan harapan mereka. Manajemen dan dewan telah berkomitmen untuk terus bekerja sama agar bisa mengikuti perkembangan dan memastikan bahwa para musisi yang ingin kami hargai benar-benar merasa dilihat dan didengar melalui tindakan kami.”

Sementara itu, banyak warganet menganggap perkembangan ini sebagai bukti lain bahwa BTS memang superstar K-pop yang diakui secara global. Setelah pengumuman terbaru dari Grammy, berbagai diskusi tentang pengaruh BTS pun ramai dibicarakan di media sosial.

Komentar-komentar Warganet:

BTS menolak untuk mengajukan karya mereka, lalu Grammy langsung panik sampai harus mengadakan rapat khusus. Namun, para penggemar K-pop sebelumnya terus mengatakan bahwa kategori itu tidak dibuat khusus untuk BTS

Pengaruh BTS benar-benar luar biasa. Aku juga ingin berterima kasih kepada Ricky Kej, pemenang Grammy tiga kali, karena telah mendukung BTS dan membela artis-artis Asia lainnya.

Jadi, Grammy mengadakan rapat darurat selama dua minggu karena BTS, ARMY, dan reaksi keras dari media internasional? Mereka benar-benar ketakutan.

Ini membuktikan bahwa kategori tersebut dibuat untuk menjauhkan BTS dari kategori utama setelah kesuksesan ARIRANG.

Grammy akan selamanya disebut “Scammys.” Setelah mengetahui siapa yang berasa di balik organisasi penghargaan itu, aku tidak lagi menganggapnya sebagai ajang yang bergengsi. BTS tidak membutuhkan Grammy, justru Grammy yang membutuhkan BTS.

Aturan yang tidak masuk akal ini hanya berlaku bagi artis Asia. Untungnya, BTS berani menentangnya, dan sekarang Grammy justru kebingungan.

Ini menjadi bukti tambahan atas apa yang selama ini kami katakan. Mereka terburu-buru membuat kategori ini untuk memberikan penghargaan kepada BTS, tetapi pada saat yang sama juga membatasi mereka hanya di satu kategori sambil tetap memanfaatkan popularitas mereka utuk meningkatkan jumlah penonton dan interaksi.

Mereka mengatakan, “Ada beberapa arti yang merasa tidak terwakili.” Mengapa mereka begitu takut menyebut nama BTS secara langsung? Tidak ada artis lain yang secara terbuka mengkritik kategori tersebut selain BTS.

Ini adalah contoh lain yang menunjukkan bahwa BTS lebih besar daripada institusinya sendiri. Aku benar-benar tertawa. Sejak awal aku sudah tahu alasan mereka membuat kategori ini. Ketika BTS tidak mengirimkan karya mereka, mereka tiba-tiba berpura-pura sedang mempertimbangkan ulang keputusan mereka. Sungguh munafik.

Sekali lagi mengapa mereka begitu takut menyebut nama BTS? BTS adalah grup dan artis Asia pertama yang secara terbuka menentang kategori tersebut. Sekali lagi, terima kasih atas pengaruh besar BTS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *